Upgrading Kurikulum Prodi Eksya

...
Dibagikan oleh Admin pada 08 November 2017

Pada 8 November 2017, Program Studi Ekonomi Syariah STAI Luqman al-Hakim Surabaya menyelenggarakan kegiatan upgrading kurikulum prodi eksya bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

Menurut Saniman selaku ketua Prodi, kegiatan upgrading kurikulum ini dalam rangka menjadikan STAI Luqman al-Hakim (STAIL) sebagai perguruan tinggi yang unggul. "Kurikulum adalah skenario pendidikan dalam memproses input pendidikan (mahasiswa) menjadi out put (lulusan) yang diinginkan oleh lnstitusi. Sehingga kurikulum ini menjadi hal yang pokok dan sangat penting dalam menghantarkan mahasiswa menjadi insan yang unggul sesuai dengan harapan. Oleh karenanya setiap institusi pendidikan haruslah memiliki kurikulum yang baik dan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masa depan jika ingin menjadi lembaga pendidikan yang unggul", paparnya. 

Johan Wahyu Wicaksono selaku Ketua Penjamin Mutu Prodi Eksya sekaligus Direktur Bank Mini Syariah el-Hakim juga mengatakan bahwa acara ini diadakan untuk menindak lanjuti hasil pertemuan Ketua Prodi Ekonomi Syariah se-Kopertais Wilayah IV (FORSES) 01 Nopember 2017 tentang pembuatan dokumen kurikulum SN-Dikti. "Sebagai tindak lanjutnya, perlu diadakan  evaluasi tahunan kurikulum Prodi Eksya STAI Luqman al-Hakim, sehingga dilaksanakanlah amanat Akademik untuk mengevaluasi kurikulum yang telah berjalan dua semester sebelumnya", terangnya.

Pertemuan evaluasi dan upgrade kurikulum yang dilaksanakan oleh Program Studi Ekonomi Syariah STAI Luqman al-Hakim Surabaya ini dihadiri oleh dosen-dosen Ekonomi Syariah, diantaranya:

1. Saniman, M.PSDM. (Ketua Prodi Eksya)

2. Ahmad Fathoni, S.Pd.I.,M.E. (Sekretaris Prodi Eksya)

3. Johan Wahyu Wicaksono, SE.,MEI. (Direktur Bank Mini Syariah el-Hakim)

4. M. Lukmanul Hakim, S.Sos.I.,M.E. (Koordinator Bidang Diniyah dan Dosen Eksya)

5. H. Wayan Muslimin, Lc.,MA. (Dosen Eksya)

6. Rianto Anugerah W, ST.,MSEI. (Dosen Eksya)

 

Evaluasi dan Upgrade kurikulum tersebut menghasilkan beberapa hal, di antaranya:

1. Merubah Model Kurikulum Sekarang dengan model kurikulum SN-DIKTI, dengan tim perumus yang ditunjuk: Saniman, M.PSDM., Ahmad Fathoni, S.Pd.I.,M.E., Johan Wahyu Wicaksono, SE.,MEI., dan  M. Lukmanul Hakim, S.Sos.I.,M.E.

2. Hasil Perumusan Kurikulum SN-DIKTI kemudian dishare kepada semua Stakeholder untuk diuji materi dan diperbaiki.

3. Hasil Uji materi Kurikulum SN-DIKTI kemudian di rumuskan dosen pengampu masing-masing Mata Kuliah

4. Hasilnya, kemudian ditetapkan sebagai kurikulum yang berlaku untuk tahun ajaran baru 2018-2019 dengan dikeluarkan Surat Keputusan.

5.. Kurikulum yang sudah jadi kemudian dicetak dan dishare ke seluruh dosen ekonomi syariah.

6. Diadakan Pelatihan Pembuatan RPS Untuk semua dosen Ekonomi Syariah.

7. Semua dosen Eksya kemudian diwajibkan untuk membuat RPS pada Mata Kuliah yang dipegang.

 

Di akhir acara, sekretaris Prodi Eksya,  Ahmad Fathoni menjelaskan bahwa alumni STAIL diharapkan tidak hanya menjadi akademisi dalam dunia ekonomi syariah, tapi juga mampu menjadi praktisi."Kurikulum didesain untuk menghantarkan calon lulusan menguasai dua fokus keahlian, yaitu profesional dalam mengelola lembaga keuangan syariah dan memiliki jiwa entrepreneurship. Untuk itu, motto Prodi, bahkan menjadi jargon institusi Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim Surabaya adalah Moslempreneur University", Ujarnya.