Leaders Camp STAILSurabaya 2026: Kuatkan Pengaderan, Lahirkan Pemimpin Pilihan

17 Juni 2026 Berita & Kegiatan

SURABAYA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Luqman Al-Hakim Surabaya gelar Leaders Camp 2026 di Yayasan Madyan Hidayatullah Trawas, Mojokerto (12–14 Juni 2026) dengan mengusung tema “Kuatkan Pengaderan Lahirkan Pemimpin Pilihan”, STAIL Surabaya adakan Leaders Camp 2026. Kegiatan Camping kepemimpinan ini berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Ahad 12- 14 Juni 2026. Acara ini diikuti oleh 43 mahasiswa kader dai pelosok negeri yang diproyeksikan menjadi pemimpin masa depan di berbagai wilayah khususnya daerah pelosok Nusantara.

Sebagai acara puncak dari seluruh rangkaian proses pengaderan selama satu tahun, Leaders Camp 2026 menjadi momen istimewa karena merupakan kegiatan gabungan lintas angkatan semester II, IV dan VI. Alim Puspianto, selaku Kepala Asrama STAIL sekaligus penanggung Jawab acara dalam sambutan pembukaannya menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berlanjut.

“Tujuan utama acara ini adalah menguatkan ukhuwah persaudaraan antar angkatan, serta mempererat hubungan antara pengasuh, santri, dan dosen. Selain itu, ini menjadi ajang kreativitas, mengasah jiwa sportifitas, sarana mengasah kepedulian sosial melalui bakti sosial, serta wadah mengembangkan keterampilan lewat pelatihan dan materi leadership”. Ujarnya.

Ia menambahkan, bekal ilmu dan keterampilan tersebut sangat berguna bagi para peserta nantinya, terutama saat mereka mengemban amanah tugas dakwah di tengah masyarakat. Secara khusus kegiatan ini didesain untuk melatih jiwa dan skill kepemimpinan bagi seluruh mahasiswa.

Selain materi Leadership, kegiatan ini juga melibatkan tenaga ahli dari team SAR. Ustadz Umar, Pengurus TIM SARHID Jawa Timur, bertindak sebagai instruktur yang membawakan materi Manajemen Pendakian. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman lengkap mulai dari perencanaan logistik, navigasi darat, analisis risiko cuaca, hingga etika pelestarian alam saat berada di alam bebas.

“Pemimpin masa depan tidak hanya harus cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga wajib memiliki ketahanan fisik yang prima serta kesiapsiagaan penuh di alam bebas. Penguasaan manajemen pendakian sangat penting, karena medan dakwah dan kemanusiaan ke depan seringkali menuntut mobilitas tinggi di wilayah dengan geografis yang menantang”. Tegas Umar.

Selain materi teknis pendakian, TIM SARHID Jawa Timur juga menjalin sinergi strategis dengan menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, yakni Bapak Bambang Sumantri. Instruktur senior ini membawakan materi intensif Medical First Responder (MFR). Peserta diajarkan tata cara penanganan pertama pada kecelakaan darurat, mulai dari teknik resusitasi jantung paru (RJP), pembidaian patah tulang, hingga prosedur evakuasi korban dari medan ekstrem. Materi ini diperkaya dengan simulasi taktis langsung untuk menguji ketepatan tindakan dan mentalitas peserta di bawah tekanan.

Dalam sambutan penutupan mewakili Ketua STAI Luqman Al-Hakim Surabaya, Ustadz Dr. Mashud, M.Si menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai keakraban yang terjalin antara mahasiswa dan dosen sangat terasa kental selama kegiatan berlangsung. Begitu juga dengan lomba dan ajang kreatifitasnya yang begitu meriah dan sportif.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan di masa mendatang dengan penyelenggaraan yang lebih meriah. Kedepannya, kita juga perlu menghadirkan berbagai lomba sebagai pemicu semangat, agar prestasi mahasiswa tidak hanya berhenti di lingkungan internal kampus, tetapi mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional”. Pesannya.

Sementara itu Bagus, mahasiswa semester VI yang menjabat sebagai Ketua Panitia, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berperan serta. Ia secara khusus mengapresiasi peran mahasiswa semester II yang telah bertindak sebagai tuan rumah, semangat dan kekompakan mahasiswa semester IV, serta peran rekan-rekan semester VI yang telah mengawal kegiatan pendakian dengan baik.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi aktif. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan ini, dan kami berharap kepanitiaan serta kegiatan selanjutnya dapat berjalan lebih baik lagi. Selamat kepada para pemenang lomba, dan bagi yang belum, semoga tahun depan bisa jaura”. Ungkapnya.

Kegiatan pendakian ke Gunung Bekel 1.238 Mdpl menjadi momen yang sangat berkesan dalam Leaders Camp 2026 ini.   Selain melatih aspek jasadiyah, kegiatan pendakian ini menjadi penguat ukhuwah baik antara sesama mahasiswa, lebih lebih dengan para dosen. Kalau biasanya mereka bertemu di kelas formal, sekarang mereka disatukan di alam yang penuh dengan keakraban.

Kegaiatn Leaders Camp STAIL 2026 resmi ditutup pada Ahad siang, ditandai dengan pembagian hadiah untuk para juara lomba. Suasana kemeriahan, keakraban dan sportifitas sangat terasa dari awal sampai berakhirnya kegiatan bergensi ini. Dengan kegiatan Leaders Camp 2026 ini STAIL semakin mengokohkan jati dirinya sebagai “The Leaders University” dengan visi mulia yaitu melahirkan kader, leader dan professional.