Perkuat Skill Dakwah Mahasiswa, Kepengasuhan STAIL Gelar Dauroh Imam dan Khotib Jumat

14 Agustus 2026 Berita & Kegiatan

Kepengasuhan Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya menggelar dauroh imam dan khotib Jumat bagi para mahasiswa pada Jum’at pagi (14/8), bertempat di Masjid Darul Arqam, Surabaya.

Kemampuan menjadi imam dan khatib merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh seorang dai ketika terjun di tengah masyarakat. Tidak cukup hanya memiliki bekal keilmuan, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan praktis dalam memimpin ibadah dan menyampaikan pesan-pesan dakwah secara baik, benar, dan menyentuh jama’ah. Atas dasar itulah, STAIL Surabaya terus berupaya memperkuat kompetensi dakwah mahasiswa melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan. Salah satunya yaitu dengan mengadakan Dauroh Imam dan Khotib Jum’at.

Kegiatan yang dilaksanakan selepas Shalat Subuh ini menghadirkan Ustadz Wahid Abdurrohman, M.Pd yang juga sebagai Waka Asrama Darul Arqam. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program pembekalan dan penguatan skill dakwah mahasiswa, khususnya dalam kemampuan imam dan khotib Jum’at.

Dalam pemaparannya Ustadz Wahid menyampaikan secara rinci tentang urutan prioritas menjadi imam dan syarat syah menjadi imam. Begitu juga dengan syarat dan rukun khutbah Jumat dijelaskan dengan detail. Penjelasan tersebut disertai dengan berbagai studi kasus yang sering terjadi di lapangan. Beberapa kasus yang dibahas antara lain: bagaimana hukum jika khotib batal di tengah khutbah, strategi menjaga konsentrasi jamaah, serta teknik penyampaian khutbah agar lebih mengena di hati pendengar. Bagaimana kalau imam lupa dengan jumlah raka’at sholat dan lain sebagainya.

Kandidat doktor tersebut juga menampilkan beberapa video khutbah dan imam dan meminta komentar atau tanggapan dari para peserta dauroh. Hal ini menambah antusias peserta dalam mengikuti kegiatan dauroh tersebut.

Kepala Asrama STAIL, Alim Puspianto, M.Kom.I, menyampaikan bahwa dauroh ini bertujuan untuk membekali dan meningkatkan kualitas skill dakwah bagi mahasiswa.

“Dauroh ini bertujuan untuk membekali sekaligus penguatan atau upgrade skill para mahasiswa, khususnya di keahlian  menjadi imam dan khotib". Ujar Alim.

Ia menambahkan bahwa kemampuan menjadi imam dan berkhutbah merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa STAIL, terutama bagi mereka yang mengikuti Program Markazul Qur’an wal Lughoh (MQL).

“Kemamapuan menjadi imam dan khotib ini wajib dimiliki oleh seluruh mahasiswa STAIL. Mengingat mereka nantinya akan ditugaskan ke seluruh pelosok negri ini. Mau tidak mau mereka pasti akan menjadi imam dan menjadi khotib Jum’at". Tambahnya.

Melalui dauroh ini, diharapkan para mahasiswa STAIL semakin siap menjalankan peran dakwah di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menyampaikan ilmu, tetapi juga dalam memberikan pelayanan keagamaan secara langsung. Bekal menjadi imam dan khatib Jumat tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar STAIL dalam melahirkan kader-kader dai yang memiliki keluasan ilmu, keterampilan dakwah, keberanian tampil, serta kesiapan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia.